Perang Timur Tengah Bak Neraka: Iran Melawan AS, Arab Saudi Melawan Houthi Yaman

19 hours ago 5

loading...

Komando Pusat AS luncurkan serangan rudal ke Iran, dan di sisi lain kelompok Houthi Yaman serang Kerajaan Arab Saudi. Foto/X @CENTCOM

RIYADH - Situasi perang di Timur Tengah sekarang bak "neraka" dengan munculnya front pertempuran baru antara Kerajaan Arab Saudi melawan Houthi Yaman. Di sisi lain, Iran kembali berperang melawan Amerika Serikat (AS).

Houthi Yaman yang didukung Iran telah menyerang Arab Saudi dengan rudal pada hari Senin, beberapa jam setelah kelompok pemberontak itu menuduh Riyadh menyerang bandara Sanaa. Aksi saling serang ini mengancam membalikkan konflik kedua pihak yang telah lama membeku.

Baca Juga: Pesawat Kiamat Rusia Mendarat di Teheran saat Iran-AS Perang, Apa Misinya?

Beda dengan klaim Houthi, pemerintah Yaman yang didukung Arab Saudi mengeklaim pasukannya yang bertanggung jawab atas serangan terhadap bandara Sanaa yang dikuasai Houthi. Mereka berdalih ingin mencegah pesawat Iran mendarat di Yaman.

Konflik ini terjadi setelah pemerintah Yaman gagal meyakinkan delegasi Houthi yang pergi ke Teheran untuk pemakaman almarhum mantan pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei untuk naik penerbangan maskapai domestik Yemenia.

"Sebagai tanggapan atas agresi kriminal Saudi ini, Angkatan Bersenjata Yaman melakukan operasi militer yang menargetkan Bandara Internasional Abha, menggunakan sejumlah rudal balistik dan pesawat nirawak," kata juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, dalam sebuah pernyataan video. Kelompok ini telah lama menyatakan diri sebagai otoritas yang sah di Yaman sehingga pasukannya menamai diri mereka Angkatan Bersenjata Yaman.

Sebelumnya, Saree menuduh Arab Saudi mengakhiri fase de-eskalasi dan memperingatkan bahwa serangan itu tidak akan dibiarkan tanpa balasan atau hukuman.

Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |