Unit Link Award
Achmad Aris, CNBC Indonesia
27 February 2026 13:25
Jakarta, CNBC Indonesia - Di tengah dinamika pasar keuangan global yang fluktuatif dalam beberapa tahun terakhir, konsistensi kinerja menjadi indikator utama dalam menilai kualitas pengelolaan produk unitlink.
Dalam penilaian Best Unit-Linked Investment Performance yang dilakukan oleh CNBC Indonesia Research bekerja sama dengan PT Infovesta Utama, sejumlah produk dari PT AXA Financial Indonesia menunjukkan performa impresif, baik pada horizon jangka pendek maupun panjang.
Berdasarkan data pengelolaan imbal hasil periode 1 tahun, 3 tahun hingga 5 tahun, produk-produk unitlink perseroan mencatatkan imbal hasil kompetitif di kelompoknya, khususnya pada kategori saham konvensional dan campuran syariah. Total AXA Financial memenangkan 7 kelompok penilaian.
Dominasi di Saham Konvensional 5 Tahun
Sorotan utama datang dari produk Maestro Offshore Equity Funds USD yang masuk dalam kategori Saham Konvensional - 5 Year Return. Produk ini membukukan return sebesar 54,89% dalam 5 tahun terakhir.
Angka tersebut menjadikannya salah satu produk dengan kinerja paling menonjol dalam periode jangka panjang, sekaligus mengantongi Nilai Total Score 125,00, tertinggi dalam tabel penilaian.
Kinerja tersebut mencerminkan strategi investasi berbasis ekuitas global yang mampu memanfaatkan momentum pemulihan pasar serta penguatan aset-aset luar negeri dalam beberapa tahun terakhir.
Konsistensi Produk Syariah di Berbagai Horizon Waktu
Tidak hanya unggul di konvensional, lini syariah AXA Financial Indonesia juga menunjukkan performa stabil dan konsisten.
Pada kategori Campuran Syariah - 5 Year Return, dua produk mencatatkan hasil kompetitif yaitu Maestro Balanced Syariah Rupiah dengan return 29,76% dan Total Score 18,60. Selanjutnya ada Syariah Progressive Rp dengan return 28,96% dan Total Score 17,60.
Secara karakteristik, kedua produk ini berada pada segmen campuran syariah (balanced fund), yang umumnya mengalokasikan portofolio pada kombinasi saham syariah dan instrumen pendapatan tetap syariah seperti sukuk. Strategi ini dirancang untuk memberikan pertumbuhan modal yang optimal, namun tetap menjaga stabilitas melalui diversifikasi aset.
Kinerja lima tahun yang mendekati 30% menunjukkan bahwa strategi alokasi tersebut mampu menangkap momentum pertumbuhan pasar saham syariah, sekaligus menjaga downside risk saat volatilitas meningkat.
Masuk ke periode 3 Year Return, kedua produk kembali menunjukkan konsistensi yaitu Maestro Balanced Syariah Rupiah dengan return 28,86% dan Total Score 21,00. Selanjutnya, Syariah Progressive Rp dengan return 28,38% dan Total Score 20,00.
Periode tiga tahun terakhir merupakan fase yang diwarnai fluktuasi signifikan, mulai dari penyesuaian suku bunga global, tekanan inflasi, hingga dinamika pasar saham domestik. Dalam konteks tersebut, kemampuan kedua produk mempertahankan return di kisaran 28% mencerminkan pengelolaan portofolio yang adaptif.
Balanced fund syariah yang efektif biasanya menerapkan pendekatan tactical asset allocation-meningkatkan eksposur saham saat prospek pertumbuhan menguat dan memperbesar porsi sukuk ketika risiko pasar meningkat. Stabilitas return di periode tiga tahun menjadi indikasi bahwa strategi tersebut dijalankan secara disiplin.
Sementara dalam periode lebih pendek, yakni 1 Year Return, kinerja tetap terjaga yaitu Maestro Balanced Syariah Rupiah dengan return 23,09% dan Total Score 25,60. Selanjutnya, Syariah Progressive Rp dengan return 22,84% dan Total Score 24,60.
Return dua digit dalam satu tahun menunjukkan kemampuan produk dalam merespons momentum pasar jangka pendek tanpa mengorbankan prinsip kehati-hatian. Pada fase ini, kecepatan rotasi sektor, seleksi saham syariah yang tepat, serta pengelolaan durasi sukuk menjadi faktor penting dalam mendorong kinerja.
Yang menarik, skor pada periode 1 tahun relatif lebih tinggi dibandingkan horizon lebih panjang. Hal ini mengindikasikan daya saing yang semakin kuat di kelompok pembandingnya dalam jangka pendek.
Konsistensi lintas periode ini menjadi indikator penting dalam menilai kualitas manajemen investasi, terutama di produk berbasis syariah yang menerapkan prinsip kehati-hatian serta seleksi instrumen sesuai dengan kaidah syariah.
Di pihak lain, produk kategori campuran (balanced fund) umumnya mengalokasikan dana pada kombinasi saham dan instrumen pendapatan tetap. Strategi ini bertujuan menjaga keseimbangan antara potensi pertumbuhan dan stabilitas.
Data menunjukkan, baik Maestro Balanced Syariah Rupiah maupun Syariah Progressive Rp mampu menjaga performa relatif stabil di seluruh horizon waktu pengukuran-mulai dari 1 tahun hingga 5 tahun. Hal ini mengindikasikan kemampuan manajer investasi dalam melakukan tactical asset allocation di tengah perubahan siklus suku bunga, volatilitas pasar saham, serta dinamika ekonomi domestik.
Momentum Industri Unitlink
Dalam metodologi CNBC Unitlink Award ini, return historis menjadi salah satu indikator utama, tetapi bukan satu-satunya. Nilai Total Score merepresentasikan akumulasi penilaian berbasis performa relatif di kelompoknya.
Skor tinggi yang diraih Maestro Offshore Equity Funds USD mempertegas kekuatan kinerja jangka panjang. Sementara konsistensi skor pada produk-produk syariah menunjukkan stabilitas dan daya tahan terhadap volatilitas.
Kinerja ini menjadi relevan di tengah fase pemulihan industri unitlink pasca tekanan pasar dan penyesuaian regulasi dalam beberapa tahun terakhir. Investor kini semakin selektif, menempatkan rekam jejak jangka panjang dan konsistensi sebagai pertimbangan utama.
Produk yang mampu menunjukkan performa stabil di berbagai horizon waktu cenderung memiliki daya tarik lebih tinggi, terutama bagi nasabah dengan profil risiko moderat hingga agresif yang berorientasi jangka panjang.
CNBC Unitlink Award 2026 ini menjadi panggung apresiasi bagi perusahaan asuransi jiwa penerbit produk unitlink yang mampu menjaga disiplin pengelolaan investasi, konsistensi return, serta daya tahan terhadap siklus pasar.
Data menunjukkan, kombinasi strategi global equity dan balanced syariah yang adaptif menjadi kunci dalam mencetak kinerja kompetitif di tengah dinamika pasar yang terus berubah.
(mae/mae)
Addsource on Google

2 hours ago
2
















































