Liputan6.com, Jakarta - Di momen Idul Fitri ini, banyak dari kita yang ingin tampil lebih cantik, anggun, dan menawan. Begitu pun dengan pakaian baru, riasan wajah, serta penampilan rapi dan modis adalah hal yang identik dengan perayaan Lebaran.
Namun, sebagai seorang muslimah, penting untuk tetap menjaga adab dan batasan dalam berpenampilan agar tidak mengurangi makna dari hari raya itu sendiri, salah satunya adalah menghindari tabarruj.
Tabarruj tidak hanya berkaitan dengan pakaian yang dikenakan, tetapi juga meliputi cara berdandan, penggunaan aksesoris, dan bagaimana cara memperlihatkan diri di hadapan orang lain.
Meskipun tampil percaya diri merupakan suatu keharusan, namun Islam mengajarkan bahwa kecantikan sejati seorang wanita terletak pada kesederhanaan, ketulusan, dan bagaimana ia menjaga kehormatan dirinya.
Oleh karena itu, sangat penting bagi setiap muslimah untuk mengetahui apa saja bentuk-bentuk tabarruj yang dilarang dan bagaimana cara untuk tetap tampil menawan tanpa melanggar syariat.
Saksikan Video Pilihan ini:
Ritual Muji Kamis Wage Jumat Kliwon Kejawen di Pasemuan Lor, Kalikudi Cilacap
Pengertian Tabarruj
Melansir dari laman rumahzakat.org, tabarruj merupakan segala hal yang dilakukan dengan tujuan memperlihatkan kecantikan wajah, bagian-bagian tubuh tertentu, menampilkan keindahan pakaian, dan hal lainnya untuk mengundang perhatian orang lain.
Islam melarang kaum hawa untuk melakukan tabarruj. Seharusnya apa yang tidak pantas ditampilkan disembunyikan dengan baik dan hanya ditampakkan di depan suami atau mahramnya saja. Dalam surah Al-Ahzab ayat 33, Allah SWT berfirman:
“Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu dan dirikanlah sholat, tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, hai ahlul bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya.”
Bentuk Tabarruj yang Dilarang dalam Islam
Mengutip dari laman dream.co.id, berikut adalah bentuk-bentuk tabarruj yang dilarang dalam Islam dan sebaiknya dihindari oleh para muslimah:
1. Mengenakan jilbab yang tidak menutupi seluruh badan. Misalnya jilbab yang diturunkan dari kedua pundak dan bukan dari atas kepala. Karena bisa membentuk bagian tubuh atas.
2. Mengenakan jilbab yang terpotong dua bagian. Di mana satu menutupi tubuh bagian atas dan lainnya bagian bawah.
3. Penggunaan jilbab untuk perhiasan, misalnya seperti 'jilbab gaul' atau 'jilbab modis'.
4. Mengenakan jilbab dan pakaian yang tipis dan transparan.
5. Mengenakan jilbab atau pakaian yang menunjukkan bentuk tubuh, meski kainnya tidak tipis.
6. Menggunakan minyak wangi atau parfum ketika berhias diri keluar rumah.
7. Mengenakan pakaian yang menyerupai pakaian laki-laki.
8. Mengenakan pakaian syuhrah, yakni pakaian yang modelnya berbeda dengan pakaian perempuan pada umumnya. Tujuannya adalah untuk membanggakan diri dan agar terlihat populer.