Ungkap Masa Depan Elektrifikasi di Industri Pertambangan RI

3 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Industri pertambangan global tengah menghadapi tuntutan transformasi seiring meningkatnya tekanan terhadap pengurangan emisi karbon, efisiensi energi, serta penerapan praktik keberlanjutan.

Penerapan Electric Vehicles (EV) dan teknologi elektrifikasi dalam operasional pertambangan pun mulai dipandang sebagai langkah strategis menekan emisi, meningkatkan efisiensi operasional, serta mendukung praktik pertambangan yang lebih berkelanjutan.

Transisi menuju elektrifikasi tidak lagi sekadar menjadi pilihan inovasi teknologi, melainkan sebagai kebutuhan strategis bagi industri untuk menjaga daya saing dan relevansi di tengah perubahan lanskap energi global.

Namun, implementasi EV di sektor pertambangan masih menghadapi sejumlah tantangan besar. Tingginya kebutuhan investasi awal untuk pengadaan armada kendaraan listrik dan pembangunan infrastruktur pendukung menjadi salah satu kendala utama.

Di sisi lain, perusahaan juga dihadapkan pada kebutuhan efisiensi operasional dan stabilitas produksi di tengah dinamika harga komoditas global. Oleh karena itu, keseimbangan antara potensi peningkatan efisiensi jangka panjang dan besarnya kebutuhan investasi menjadi isu kunci dalam proses transisi elektrifikasi di sektor ini.

Di tengah tantangan tersebut, Indonesia memiliki peluang strategis dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik global. Kekayaan sumber daya mineral, khususnya nikel sebagai bahan baku utama baterai EV, menempatkan Indonesia pada posisi penting dalam rantai pasok industri kendaraan listrik dunia.

Integrasi antara sektor pertambangan, hilirisasi mineral, serta pengembangan industri baterai dan kendaraan listrik membuka peluang besar untuk memperkuat peran Indonesia dalam ekosistem EV global sekaligus mendorong transformasi industri pertambangan yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Dalam menjawab tantangan dan peluang tersebut, CNBC Indonesia menggelar EV Transition in Mining Industry Outlook 2026 dengan tema "The Future of EV's in Mining Industry: Between Efficiency and High Investment". Acara ini akan berlangsung pada Rabu, 29 April 2026, pukul 09.00-12.00 WIB di St Regis Jakarta - Caroline Astor Ballroom.

Forum ini menghadirkan dialog strategis yang mempertemukan regulator, asosiasi industri, pelaku usaha pertambangan, serta pemangku kepentingan.

EV Transition in Mining Industry Outlook 2026 bertujuan mengulas peluang, tantangan, serta kesiapan industri dalam mengadopsi teknologi EV. Khususnya dari sisi efisiensi, investasi, dan regulasi, sekaligus mendorong kolaborasi lintas pemangku kepentingan untuk memperkuat ekosistem elektrifikasi pertambangan di Indonesia menuju masa depan industri yang lebih kompetitif dan berkelanjutan.

Pantau terus cnbcindonesia.com dan CNBC Indonesia TV untuk update informasi seputar ekonomi dan bisnis. EV Transition in Mining Industry Outlook 2026 didukung oleh Gaya Makmur Group.

(rah/rah) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |