Video: Biaya Kirim Naik 30%, Eksportir Udang Berebut Kapal Kargo Murah

6 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia- Di tengah gejolak perang Timur Tengah, Emiten pengolahan dan perdagangan hasil laut yakni PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk (DSFI) berhasil mencetak laba bersih RP 4,3 Miliar pada Kuartal I-2026.

Presiden Direktur Dharma Samudera Fishing Industries, Ewijaya menargetkan pertumbuhan penjualan double digit DSFI pada Q1-2026 diharapkan dapat berlanjut hingga akhir tahun sejalan dengan masih kuatnya permintaan di pasar ekspor.

Namun pelaku bisnis produk perikanan masih mewaspadai dampak perang yang mengerek harga logistik 10-30% yang signifikan mengerek biaya operasional. Menghadapi ini DSFI memaksimalkan setiap loading per kontainer guna menekan harga produk per kilogram serta memilih Shipping Line yang memberikan harga yang kompetitif.

Selain itu isu geopolitik ini berdampak pada kenaikan harga minyak ke harga bahan bakar nelayan karena akan berdampak harga bahan baku ikan dan udang dari nelayan.

Seperti apa dampak perang ke bisnis olahan hasil perikanan? Selengkapnya simak dialog Andi Shalini dengan Presiden Direktur PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk (DSFI), Ewijaya dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Senin, 11/05/2026)


Add logo_svg as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |