Video: Kaya Rempah, Industri Jamu Indonesia Siap Bersaing di Global?

5 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia- Potensi ekonomi industri jamu Indonesia diperkirakan dapat mencapai Rp350 triliun per tahun, namun saat ini industri jamu masih menghadapi sejumlah tantangan terkait persepsi 'kuno" mengenai jamu hingga regulasi ketat dan konsistensi bahan baku.

Dalam upaya mengembangkan industri jamu Tanah Air, Pemerintah melalui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI melakukan sejumlah langkah untuk mendorong perbaikan regulasi hingga meningkatkan inovasi produk, saintifikasi dan kualitas sesuai standar keamanan produk.

Hal ini disampaikan Director PT Sinde Budi Sentosa, Jony Yuwono yang menyebutkan 'perspektif' masyarakat yang rendah terhadap potensi bahan baku herbal dan rempah dalam negeri untuk dapat menghasilkan produk jamu yang berkhasiat menjadi tantangan industri jamu lokal.

Oleh karena itu dibutuhkan riset mendalam oleh industri dalam menggali potensi bahan baku kesehatan yang berbasis kearifan lokal untuk dapat diolah menjadi produk herbal berkhasiat yang memenuhi standar produk dan berdaya saing global.

PT Sinde Budi Sentosa sebagai Industri farmasi, jamu, dan minuman kesehatan dengan produk andalan larutan penyegar dalam menghadapi berbagai tantangan industri jamu melakukan sejumlah strategi, termasuk penguatan riset dan produksi bahan baku lokal lewat pemberdayaan petani rempah.

Seperti apa prospek dan tantangan perkuat daya saing industri jamu lokal? Selengkapnya simak dialog Director PT Sinde Budi Sentosa, Jony Yuwono dalam Profit, CNBC Indonesia(Selasa, 21/04/2026)


Add logo_svg as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |