Wamendagri Sebut 'Wisata Jokowi' Jadi Destinasi Baru di Solo

19 hours ago 5

CNN Indonesia

Kamis, 03 Apr 2025 19:37 WIB

Wamendagri Bima Arya Sugiarto mengungkapkan 'Wisata Jokowi' sebagai destinasi favorit baru di Solo, menarik banyak warga datang berkunjung. Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengatakan 'Wisata Jokowi' menjadi destinasi favorit baru di Kota Solo, Jawa Tengah. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Jakarta, CNN Indonesia --

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengatakan 'Wisata Jokowi' menjadi destinasi favorit baru di Kota Solo, Jawa Tengah.

Hal itu disampaikan Bima dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (3/4), setelah bersilaturahmi ke kediaman pribadi Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya ke sini ini ingin membuktikan, waktu di retret itu kata Wali Kota Solo ada destinasi wisata favorit baru, namanya 'Wisata Jokowi'. Ternyata ke sini benar, ada 'Wisata Jokowi'. Warga dari berbagai daerah datang ke sini," kata Bima, dikutip dari Antara.

'Wisata Jokowi' ini merupakan istilah untuk kunjungan ke rumah pribadi Jokowi di Solo. Sejak tak menjadi presiden, Jokowi membuka pintu bagi masyarakat yang ingin datang bersilaturahmi.

Bima menyebut 'Wisata Jokowi' mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Hal ini terlihat dari adanya pertunjukan kesenian, budaya, serta banyaknya sentra kuliner di kawasan itu.

Selain itu, masyarakat juga tampak berbondong-bondong bersilaturahmi dengan Presiden ke-7 RI tersebut.

Ia turut mengapresiasi antusiasme masyarakat yang memadati kediaman pribadi Jokowi di Gang Kutai Utara Nomor 1 tersebut. Jokowi dan Bima juga sempat menikmati pertunjukan.

Bima pun memuji semua pengisi kegiatan di depan rumah Jokowi, terutama orkestra dari SMKN 8 dan para budayawan.

"Jadi apresiasi teman-teman SMK dan semua budayawan dan semua pengisi acara yang memeriahkan di sini," ujarnya.

Di sisi lain, saat disinggung mengenai rencana kegiatan orientasi kepala daerah gelombang selanjutnya, Bima menjelaskan bahwa saat ini Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) tengah mematangkan rencana tersebut.

Bima menyebut retret kepala daerah gelombang kedua ini diperuntukkan bagi kepala daerah yang belum mengikuti retret di Akmil Magelang beberapa waktu lalu.

Sementara, untuk kepala daerah hasil pemungutan suara ulang (PSU) yang saat ini masih berproses akan digelar kegiatan serupa secara terpisah.

Ia menyebut Kemdagri terus menyiapkan berbagai aspek yang dibutuhkan, khususnya terkait alokasi anggaran dan sebagainya. Nantinya, kegiatan tersebut akan digelar lebih sederhana.

"Nanti gelombang terakhir itu setelah PSU ini selesai semua. Kan ada daerah yang PSU-nya total keseluruhan. Nah, ini nanti kami akan alokasikan untuk gelombang terakhir," pungkas Bima.

(fra/antara/fra)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |