Jakarta, CNBC Indonesia- Marketing Director PT Equipindo Perkasa dan Ketua II Perhimpunan Agen Tunggal Alat Berat Indonesia (PAABI), Davin Christian mengungkapkan sejumlah tantangan industri alat berat Tanah Air di tengah gejolak geopolitik 2026.
Tekanan harga dan permintaan komoditas di pasar global hingga pemangkasan kuota produksi komoditas batu bara dan nikel dalam RKAB 2026 menjadi sentimen yang berdampak pada penurunan permintaan alat berat di tahun ini.
Meski demikian, pengusaha alat berat berharap dukungan program pemerintah terhadap permintaan alat berat salah satunya proyek hilirisasi minerba hingga percepatan proyek Waste to Energy (WTE) yang jika dijalankan di banyak daerah maka dapat mengerek permintaan alat berat.
Terkait program Biodiesel B50, PAABI telah melakukan penyesuaian mesin alat berat yang kompatible dengan biodiesel termasuk B50.
Selengkapnya simak dialog Serliana Salsabila dengan Marketing Director PT Equipindo Perkasa dan Ketua II Perhimpunan Agen Tunggal Alat Berat Indonesia (PAABI), Davin Christian dalam Closing Bell, CNBC Indonesia (Jum'at, 08/05/2026)
Add
source on Google

2 hours ago
3

















































