loading...
Operasi Anakonda justru mempermalukan tentara AS saat invasi ke Afghanistan. Foto/X/@usmilihist
WASHINGTON - Perang selalu diwargai dengan berbagai misi yang melibatkan pasukan khusus. Namun, sejarah mencatat bahwa banyak misi pasukan khusus justru berujung pada malapetaka. Bahkan, hal itu dialami oleh banyak negara adikuasa yang bisa memicu kekalahan dan tumbang.
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
1. Pertempuran Isandlwana (1879)
Pertempuran Isandlwana menjadi salah satu bencana militer terbesar Kekaisaran Inggris. Selama tahap awal Perang Anglo-Zulu, para komandan Inggris menyerbu Kerajaan Zulu yang merdeka dengan keyakinan bahwa infanteri yang disiplin, senapan modern, dan artileri akan dengan cepat mengalahkan para pejuang yang terutama bersenjata tombak dan perisai.
Sebaliknya, kepercayaan diri yang berlebihan terbukti membawa malapetaka. Setelah mendirikan kamp terbuka di bawah Bukit Isandlwana tanpa membangun benteng pertahanan atau membentuk tempat perlindungan gerbong, Lord Chelmsford membagi pasukannya untuk mencari apa yang diyakininya sebagai pasukan Zulu utama.
Sekitar 20.000 prajurit Zulu segera muncul, melakukan manuver pengepungan "tanduk kerbau" mereka yang terkenal. Tembakan senapan Inggris awalnya menimbulkan banyak korban, tetapi jalur pasokan yang terputus membuat amunisi semakin sulit didistribusikan. Ketika celah terbuka di garis tembak, prajurit Zulu mengepung kamp dan mengalahkan kompi-kompi terisolasi dalam pertempuran jarak dekat yang sengit.
Lebih dari 1.300 tentara Inggris dan kolonial tewas dalam salah satu kekalahan terburuk yang pernah diderita oleh tentara Eropa modern melawan pasukan pribumi. Inggris akhirnya memenangkan perang, tetapi Isandlwana secara permanen mengubah pemikiran Inggris tentang pengintaian, logistik, benteng lapangan, dan bahaya meremehkan lawan.
2. Operasi Anaconda (2002)
Diluncurkan pada Maret 2002 selama tahap awal Perang di Afghanistan, Operasi Anaconda dimaksudkan untuk menghancurkan konsentrasi besar pejuang al-Qaeda dan Taliban yang bercokol di Lembah Shah-i-Kot. Perencana koalisi percaya bahwa beberapa ratus pejuang musuh menduduki wilayah tersebut. Mereka memperkirakan mereka akan mundur setelah dihadapkan dengan kekuatan tembakan Amerika yang luar biasa dan pasukan darat Afghanistan yang terkoordinasi.
Sebaliknya, pasukan koalisi menghadapi musuh yang jauh lebih besar dan lebih siap daripada yang diprediksi oleh intelijen. Ratusan pejuang menduduki bunker yang diperkuat, gua, dan posisi tembak yang tinggi yang menghadap ke zona pendaratan yang direncanakan. Saat helikopter menurunkan pasukan ke lembah, mereka dihujani tembakan senapan mesin, mortir, dan granat berpeluncur roket yang hebat, memaksa beberapa pesawat untuk membatalkan atau bermanuver di bawah serangan berat.



































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5153360/original/019704300_1741323094-1741319518672_kata-kata-bijak-lebaran-idul-fitri.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4374521/original/081753100_1679993733-ed-us-iXUXMn_-nh8-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501801/original/034251400_1770956928-unnamed__13_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4010957/original/017182000_1651214799-20220429-Itikaf-Lailatul-Qadar-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5540789/original/035376100_1774833692-656682970_18573915847033381_1235634026490810885_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5534796/original/005967200_1773893358-unnamed__8_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5315665/original/049375700_1755165938-20250808AA_BRI_Super_League_Persebaya_Surabaya_Vs_PSIM_Yogyakarta__2_of_75_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5267283/original/052120600_1751094630-p.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5452011/original/027635700_1766382521-Gemini_Generated_Image_k4wu91k4wu91k4wu.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3200721/original/063867600_1596694158-pexels-andrea-piacquadio-3764565.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5433276/original/040144500_1764840946-WhatsApp_Image_2025-12-04_at_16.05.15.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5540677/original/038630200_1774779952-537452fb-6b65-4f71-811b-5a0d882eac0c.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3121589/original/054389800_1588827933-3482841.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531526/original/098176600_1773619110-unnamed__9_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3420247/original/bic-faithful-dark-skinned-woman-keeps-hands-praying-gesture-asks-allah-good-health-believes-wellness-has-veiled-head-wears-white-shirt-keeps-eyes-closed-enjoys-peaceful-atmosphere_273609-26346__2_.jpg)