Iran Disebut Kirim Proposal Akhiri Perang dengan AS, Beri 10 Syarat

6 hours ago 4

Jakarta, CNBC Indonesia - Iran dilaporkan telah mengirimkan proposal yang menguraikan posisinya tentang mengakhiri perang dengan Amerika Serikat (AS). Meski demikian, negara itu menolak gencatan senjata sementara selama 45 hari dan menyerukan resolusi permanen.

Hal ini dilaporkan kantor berita negara IRNA, dimuat Middle East Monitor (MEMO), Selasa (7/4/2026). Ini juga bagian dari jawaban ke proposal AS melalui Pakistan, setelah dua minggu musyawarah tingkat tinggi.

Tanggapan tersebut dilaporkan terdiri dari 10 poin. Bukan hanya menolak gagasan gencatan senjata sementara dan menekankan perlunya pengakhiran perang yang langgeng sesuai dengan syarat-syarat Iran, proposal tersebut mencakup tuntutan seperti penghentian permusuhan di kawasan tersebut.

Ini juga masuk kerangka kerja untuk memastikan jalur aman melalui Selat Hormuz, termasuk menyebutkan soal rekonstruksi dan pencabutan sanksi. Sayangnya tak ada rincian detail soal ini.

Perlu diketahui AS, Iran, dan sekelompok mediator regional membahas persyaratan untuk kesepakatan dua tahap. Pertama, gencatan senjata 45 hari yang kemudian akan digunakan untuk negosiasi, dan kedua kesepakatan penuh untuk mengakhiri perang.

Menurut sumber, periode 45 hari dapat diperpanjang jika diperlukan lebih banyak waktu untuk pembicaraan.

Sementara mengutip Axios, seorang pejabat AS yang melihat tanggapan Iran tersebut dan menyebutnya "maksimalis". Di sisi lain, Trump mengatakan kepada wartawan bahwa tanggapan Iran "signifikan" tetapi "tidak cukup baik".

Dia mengatakan "sangat tidak mungkin" dia akan memperpanjang tenggat waktunya lagi. "Saya memberi mereka kesempatan, dan mereka tidak memanfaatkannya," katanya.

Sebelumnya, Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu bereaksi terkait laporan gencatan senjata. Ia telah memperingatkan Trump terhadap kesepakatan gencatan senjata, kata seorang pejabat Israel kepada Axios.

(sef/sef) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |