Jakarta - Asam urat kumat menandakan kadar asam urat (uric acid) yang tinggi dalam tubuh. Kondisi ini terjadi ketika asam urat yang seharusnya dikeluarkan bersama urine justru menumpuk dan membentuk kristal tajam di persendian. Akibatnya, nyeri hebat terasa di jari dan pergelangan kaki, lutut, tangan, atau bagian sendi lain.
Jika ini terjadi, makanan tinggi purin seperti jeroan, daging merah, hingga hidangan olahan harus dibatasi atau dihindari. Air rebusan daun tertentu juga dapat diminum untuk bantu menurunkan kadar asam urat yang tinggi, apa saja?
Rebusan Daun untuk Mengatasi Asam Urat
Sejumlah daun tanaman herba dapat dimanfaatkan untuk menurunkan kadar asam urat tinggi dalam tubuh. Dedaunan ini cukup direbus dan airnya diminum sebagai upaya menghilangkan nyeri asam urat yang menyakitkan.
Mengutip buku Ramuan Herbal Tumpas Penyakit oleh dr Setiawan Dalimartha dan dr Felix Adrian, berikut dedaunan yang bisa digunakan untuk asam urat tinggi:
1. Daun Salam
Daun salam mengandung kuersetin dan mirisetin yang bantu menurunkan kadar asam urat dalam tubuh. Rebusan daun ini dapat diminum 2 kali sehari.
Caranya dengan merebus daun salam segar sebanyak 10-15 lembar dalam 3 gelas air dan biarkan hingga tersisa 1 gelas air saja. Segelas air rebusan tersebut dibagi untuk 2 kali minum.
2. Daun Seledri
Ilustrasi seledri Foto: Getty Images/iStockphoto/Napadon Srisawang
Seledri mengandung flavonoid yang diyakini berkhasiat untuk pengidap asam urat. Senyawa ini disebut mampu meredakan nyeri asam urat dengan mengurangi peradangan dan penumpukan purin.
Gunakan daun dan batang seledri besar yang segar sekitar 60-120 g (gram). Potong kecil-kecil, rebus dalam 2 gelas air, dan biarkan hingga tersisa 1 gelas. Minum rebusannya sekaligus. Pengidap gangguan fungsi ginjal disarankan tidak meminum air ini.
3. Daun Sendok
Tanaman daun sendok mengandung kalium yang bersifat peluruh kencing atau diuretik. Sehingga membuang kelebihan asam urat tubuh dan melarutkan endapan garam kalsium yang terdapat dalam ginjal dan kandung kemih melalui urine.
Zat aukubin dalam daun sendok juga bantu meningkatkan pengeluaran asam urat melalui ginjal. Apigenin di dalamnya pun bisa mengurangi pembengkakan dan nyeri asam urat akut.
Daun sendok kering atau segar dapat dijadikan rebusan untuk atasi asam urat. Gunakan 10-15 g daun sendok kering atau 15-30 g kondisi segarnya dan rebus dalam 3 gelas air. Biarkan sampai tersisa 2 gelas, saring, dan minum sekaligus pada pagi hari sebelum sarapan.
Ampas daun sendok yang telah digunakan dapat direbus lagi untuk membuat air rebusan yang diminum sore harinya.
4. Daun Tempuyung
Daun tempuyung (Sonchus Arvensis) Foto: Getty Images/Andri Tirta
Dilansir situs Kemenkes RS Sardjito, daun tempuyung mengandung flavonoid yang merupakan antioksidan alami. Selain kadar asam urat tubuh dapat turun, senyawa ini juga bantu menghambat produksi enzim xantin oksidase sehingga berpotensi sebagai pencegah hiperurisemia atau kondisi kelebihan asam urat.
Gunakan daun tempuyung segar sekitar 15-60 g. Rebus dengan 3 gelas air dan biarkan hingga tersisa 1 gelas saja. Minum air rebusan ini untuk 2 kali dengan masing-masing setengah gelas.
5. Daun Meniran
Daun meniran bisa dijadikan obat asam urat karena kandungan flavonoidnya bantu menghambat enzim xantin oksidase dalam mengubah xantin menjadi uric acid, mengutip buku Penyakit Asam Urat Kandas Berkat Herbal oleh Ersi Herliana. Flavonoid yang terkandung meliputi kuersetin dan astragalin.
Rebus daun meniran segar sebanyak 30-60 g dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Minum air rebusan sekaligus dalam satu waktu. Hindari menggunakan meniran secara berlebihan karena bisa menyebabkan gangguan disfungsi ereksi.
Tentunya konsumsi air rebusan daun harus dibarengi penerapan pola hidup sehat dan konsultasi dokter. Apalagi jika kadar asam urat dan nyeri yang muncul tidak kunjung membaik, atau justru memburuk.
(azn/row)