Labu Siam Bakar Ampuh Obati Asam Urat? Ini Kata Dokter

2 days ago 9

Jakarta - Labu siam merupakan salah satu jenis sayuran yang banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia. Sayuran hijau ini memiliki sejumlah manfaat untuk tubuh, salah satunya diklaim ampuh mengobati penyakit asam urat.

Beberapa waktu lalu, ramai di media sosial yang mengatakan labu siam bakar dapat mengobati asam urat. Dalam sejumlah postingan yang beredar, disarankan juga mengkonsumsi labu siam bakar untuk menurunkan kadar asam urat. Postingan yang beredar juga menyarankan mengkonsumsi labu siam sebelum tidur.

Sedikit informasi, asam urat merupakan hasil sisa metabolisme dari penyerapan zat dalam makanan yang telah dikonsumsi. Pada kondisi tertentu, metabolisme manusia dapat memproduksi asam urat secara otomatis.

Sebagian besar asam urat larut dalam darah melalui ginjal, lalu mengendap di urine. Jika kadar asam urat melebihi batas normal maka dapat memicu masalah kesehatan, seperti radang sendi (artritis gout) dan kerusakan sendi.

Lantas, benarkah labu siam bakar dapat mengobati asam urat? Berikut penjelasannya dari dokter.

Benarkah Labu Siam Bakar Ampuh Obati Asam Urat?

Mengenai manfaat labu siam bakar, spesialis penyakit dalam, dr Aru Ariadno, SpPD-KGEH, mengatakan bahwa informasi tersebut adalah hoaks atau bohong. Ia mengatakan labu siam tidak digunakan sebagai pengobatan penyakit asam urat.

Lebih lanjut, dr Aru menyebut bahwa mengkonsumsi labu siam yang cukup akan membantu mengurangi asupan purin ke dalam tubuh. Namun, sayuran tersebut tidak bisa mengobati penyakit asam urat.

"Labu siam adalah makanan yang mengandung serat tinggi dan rendah purin. Selain itu, juga kaya akan vitamin C, vitamin K, vitamin B6, dan beberapa mineral penting lainnya," kata dr Aru kepada detikcom beberapa waktu lalu.

Mengenai jumlah labu siam yang aman dikonsumsi, dr Aru menekankan tidak ada batasan soal itu.

"Kadar asam urat bisa turun bila seseorang mengkonsumsi bahan makanan rendah purin yang membantu menurunkan kadar asam urat di dalam darah," ujarnya.

Manfaat Labu Siam untuk Kesehatan

Meski labu siam tidak dapat mengobati penyakit asam urat, tetapi sayuran ini masih menyimpan banyak manfaat untuk kesehatan, di antaranya:

1. Menjaga Kesehatan Jantung

Dilansir PharmEasy, labu siam dipercaya dapat menjaga kesehatan jantung. Sebab, kandungan flavonoid pada labu siam dinilai mampu meningkatkan kesehatan jantung sekaligus mencegah pengendapan kolesterol di arteri.

Sebuah penelitian pada 2010 lalu mengungkapkan, ekstrak labu siam dapat membantu mengobati penyakit jantung dengan memodifikasi otot polos arter yang baik untuk kesehatan jantung.

2. Mencegah Tekanan Darah Tinggi

Tekanan darah tinggi atau hipertensi dapat meningkatkan risiko penyakit serius, seperti stroke, gagal jantung, hingga penyakit ginjal. Salah satu cara untuk mencegah tekanan darah tinggi adalah dengan mengkonsumsi labu siam.

Menurut jurnal Pharmaceutical Biology yang dipublikasikan pada 2010, labu siam diketahui memiliki sifat diuretik yang ringan. Senyawa tersebut diklaim dapat membantu memperlebar pembuluh darah yang menyempit, sehingga dapat meningkatkan aliran darah dan mengurangi tekanan darah.

3. Mencegah Penuaan Dini

Manfaat labu siam berikutnya adalah dapat mencegah penuaan. Kandungan antioksidan pada labu siam dipercaya dapat melindungi tubuh dari kerusakan sel dan mengurangi peradangan.

Menurut studi yang dipublikasikan pada 2015, labu siam dapat menangkal radikal bebas yang memicu kerusakan pada sel-sel tubuh. Selain itu, labu siam juga dapat mencegah proses penuaan dini.

Selain kaya antioksidan, labu siam juga mengandung vitamin C yang bermanfaat bagi kulit dengan meningkatkan produksi kolagen, sehingga dapat mengurangi tanda-tanda penuaan dini, seperti kerutan, garis halus, dan pigmentasi.

4. Mencegah Diabetes

Mengkonsumsi labu siam juga dapat mencegah diabetes. Berdasarkan studi pada 2014 mengungkapkan bahwa labu siam mengandung antioksidan alami yang dapat menjaga keseimbangan glukosa dalam tubuh.

Selain itu, labu siam juga kaya akan serat yang dapat memperlambat penyerapan karbohidrat akibat penurunan gula darah setelah makan.


(ilf/fds)

Read Entire Article
Kabar Sehat | Legenda | Hari Raya | Pemilu |