Jakarta -
Belum lama ini, Hotman Paris Hutapea mendadak disorot pasca memutuskan berobat ke Singapura. Pengacara kondang itu sebelumnya bercerita terkait rasa nyeri di tubuh pasca insiden terkena gigitan berang-berang pada 8 Februari.
Belakangan terungkap, pemicu Hotman Paris jatuh sakit bukan karena gigitan hewan, tetapi dirinya dinyatakan mengalami abses hati.
"Ini lah penyebab Hotman sakit," tulis Hotman dalam unggahannya, berbarengan dengan video tangkapan layar yang memperlihatkan informasi abses hati.
Dikutip dari British Medical Journal, abses hati merupakan infeksi lokal di parenkim hati yang bisa berasal dari bakteri, jamur, maupun parasit. Pasien kerap datang dengan gejala tidak khas, seperti nyeri perut di kanan atas maupun nyeri yang terasa tertekan.
Kondisi mendasar yang paling umum pada orang dengan abses hati adalah penyakit saluran empedu.
Pengobatan abses hati biasanya dengan pemberian antibiotik spektrum luas yang tepat waktu. Orang dengan abses jamur memerlukan terapi antijamur. Abses amuba diobati dengan nitroimidazole, diikuti oleh agen luminal.
Abses hati adalah kumpulan purulen di parenkim hati yang disebabkan oleh infeksi bakteri, jamur, atau parasit. Infeksi dapat menyebar ke hati melalui saluran empedu, vena hepatik, atau vena porta, melalui perluasan infeksi yang berdekatan, atau sebagai akibat dari trauma.[1] Satu atau beberapa abses dapat terjadi. Abses hati jamur dapat terjadi pada pasien dengan gangguan kekebalan tubuh. Abses hati amuba merupakan komplikasi dari amebiasis.
Abses hati adalah infeksi lokal di parenkim hati yang mungkin berasal dari bakteri, jamur, atau parasit.
Pasien biasanya datang dengan gejala konstitusional yang tidak spesifik, nyeri perut kuadran kanan atas, dan nyeri tekan.
Kondisi mendasar yang paling umum pada orang dengan abses hati piogenik adalah penyakit saluran empedu.
Ape Pemicunya?
Abses hati adalah kumpulan nanah (cairan) akibat infeksi yang disebabkan oleh berbagai mikroorganisme, sehingga menyebabkan peradangan. Berdasarkan jenis organisme penyebabnya, abses hati dibagi menjadi beberapa jenis seperti berikut:
Penyebab abses hati piogenik
Berbagai organisme yang menyebabkan abses hati piogenik meliputi Escherichia coli, staphylococcus aureus, kelompok streptococcus anginosus, spesies clostridium, spesies Bacteroides, dan klebsiella pneumoniae. Ada berbagai penyebab abses hati piogenik, yaitu:
Masalah saluran empedu:
Fungsi saluran empedu adalah untuk mengumpulkan empedu dari hati dan mengangkutnya ke usus halus. Saluran ini berfungsi sebagai jembatan antara hati dan duodenum usus halus. Abses hati piogenik adalah penumpukan nanah di hati akibat infeksi bakteri, yang merusak parenkim hati. Jenis infeksi ini paling sering disebabkan oleh infeksi saluran empedu.
Bagian perut lain:
Abses hati piogenik sering kali disebabkan oleh kebocoran isi usus intraabdomen, yang mengalir ke hati melalui sirkulasi portal atau menyebar langsung ketika terjadi infeksi bilier. Jarang sekali abses hati yang disebabkan oleh benda asing yang memasuki sistem pencernaan.
Cedera:
Trauma tumpul atau tembus dapat mengakibatkan tusukan usus, fistula (sambungan internal abnormal) ke hati, dan pembentukan abses selanjutnya juga dapat menyebabkan abses hati piogenik.
Gejala abses hati
Pada beberapa kasus, pasien dengan kondisi abses hati tidak mengeluhkan gejala spesifik, tetapi banyak di antaranya yang mengalami keluhan berikut:
- Demam dan menggigil
- Muntah
- Penurunan berat badan yang parah
- Nyeri perut kanan atas
- Urine dan feses berwarna gelap
- Hiperhidrosis nokturnal atau berkeringat di malam hari
- Penyakit kuning atau menguningnya mata dan kulit
- Hepatomegali atau pembesaran hati
- Feses encer
(naf/kna)